Sabtu, 27 Juli 2013

Tak hanya Bawang dan Ayam Potong, Harga Ikan di Sulbar Naik 100 Persen


Hingga memasuki pertengahan ramadan harga-harga kebutuhan sembako di sulawesi barat terus melambung tinggi hingga memukul daya beli masyarakat. Setelah harga bawang dan ayam potong naik hingga 100 persen, harga berbagai jenis ikan pun ikut melambung tinggi. Harga ikan di sejumlah pasar tradisional di polewali sulawesi barat misalnya naik hingga 100 persen dari harga sebelumnya. Minimnya pasokan ikan akibat cuaca buruk, serta permintaan yang tinggi sejak ramadan  membuat harga ikan tak kunjung turun, meski sudah memasuki pertengahan Ramadan.


Harga-harga kebutuhan semebako di sulawesi barat terus membebebani daya beli masyarakat tertama warga miskin di sulawesi barat.

Di sejumlah pasar tradisional di polewali mandar mislanya, tak hanya harga bawang merah yang melambung dari Rp 25 ribu menjadi Rp 60 ribu perliter, atau harga ayam potong yang naik dari 30 menjadi rp 50 ribu sejak Ramadan, harga berbagai jenis ikan laut dan tambak pun ikut melambung hingga 100 persen lebih. Di pasar tradisional majene sulawesi barat hara bawang merah bahkan mencapai Rp 70 ribu perliter dari harga sebelumnya hanya Rp 30 ribu perliter. Ayam potong yang smeula dijual Rp 32 ribu naik menjadi Rp 48 ribu per ekor ukuran berat tak lebih dari dua kilogram.

Ikan cakalang ukuran sedang yang biasanya dijual rp 20 ribu per tiga ekor, melonjak hingga Rp 45 ribu per tiga ekor. Ikan cepak ukuran kecil yang biasanya dijual Rp 25 ribu per tiga ekor kini dijual rp 55 ribu. Ikan sunu ukuran sedang yang biasanya dijual Rp 20 ribu per tiga ekor di luar ranmadan, naikmenjadi Rp 45 ribu per tiga ekor selama Ramadan. Hampir semua jenis ikan baik ikan ukuran besar sampai ikan teri umumnya naik berpariasi dari 80 persen hingga 100 persen lebih dari harga sebelumnya. Kenaikan harga ikan terjadi tiga kali selaa Ramadan.

Basri, pedagang ikan cakalang ukuran besar di pasar sentral wonomulyo polewali mandar ini mislanya, kini menjual ikan cakalang Rp 25 ribu perkilogram yang biasnaya dijual hanya rp 15 ribu perkilogram. Sejumlah pedagang lainnya bahkan menjual hingga Rp 30 ribu perkilogram.

Sejumlah pedagang memperkirakan kenaikan harga sembako termasuk sayur mayor, bawang, ayam potong dan kebutuhan sembako lainnya masih akan terjadi lonjakan terutama menjelang lebaran.

Sejumlah konsumen dan pedagang yang sama-sama mengeluh karena tidak diuntungkan dengan situasi kenaikan harga-harga smebako yang cenderung tak terkendali berharap pemerintah bisa bertindak tegas menetralisir kenaikannharga-harga yang cenderung takmampun dijangkau warga terutama mereka yang berekonomi lemah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar