Kamis, 02 Mei 2013

Tampil cantik dengan Pakaian adat anak-anak bergembira sambut hardiknas


Ribuan anak-anak dari berbagai sekolah taman kanak-kanak di polewali mandar sulawesi barat, menyambut hari pendidikan nasional (hardiknas), dengan menggelar karnaval budaya keliling kota polewali mandar/ bu (1/5) hari ini. Dengan mengusung tema kebudayaan dan tradisi merekatkan bangsa, anak-anak ini tampak bersemangat dan bergembira berkeliling kota polewali mandar menyambut hardiknas 2 mei yang akan diperingati secara nasional setiap tahunnya.

Dengan mengenakan beragam pakaian tradisonal dari berbagai daerah di tanah air seperti pakaian ada jawa/ irian jaya/ Yogyakarta, minang, seragam tni-polri/ pakaian olahraga dan pakaian bebas, termasuk pakaian tradisional mandar sulawesi barat, anak-anak ini tampak bergembira menyambut hari pendidikan nasional yang akan digelar kamis (2/5) besok.

Cuaca panas tak membuat mereka gerah. Dengan bangga anak-anak yang memakai aneka pakaian tradisonal nusantara ini tampak menjadi perhatian warag di sepanjang jalan.

Lihat saja anak-anak dari salah satu tki di polewali mandar ini. Dengan berpakaian tradisional mandar atau pakaian adat jawa ini tampak sebang dan bangga jadi pusat perhatian warga di sepanjang jalan.

Sayangnya/ minimnya persiapan panitia/ membuat barisan karnaval budaya anak-anak ini tahun ini tampak kacau. Ratusan peserta yang datang pagi-pagi ke lapangan pancasila harus rela berpanas-panasan dan berpeluh keringat selema beberpa jam sebelum kernaval budaya dimulai pukul 9.00 wita.


Meski orang tua dan para guru tak diperkennakan berada dalam barisan para peserta, namun para orang tua dan guru tetap saja lalu lalang di tengah barisan hingga mengacaukan konsentrasi peserta. Sejumlah peserta karnaval bahkan tampak bingung karena tak tahu harus mengiktui petunjuk atau aba-aba dari siapa, lantaran yang mengatur barisan peserta terlalu banyak.

Sementara sejumla orang tua yang tak rela menjemur anak-anaknya berjam-jam di tengah terik matahari memilih mengeluarkan anaknya dari barisan dan memulangkan ke rumahnya. Para orang tua beralasan khawatir anak-anak mereka jatuh sakit lantaran terlalu lama berada di bawa terik matahari.

Meski pawai tahun ini tidak menggunakan kendaraan hias dari hasil kreasi peserta sendiri, namun karnaval hardiknas tahun ini tak kalah meriahnya. Terbukti meski acara baru dimulai pukul 9.00 lewat anak-anak tampak tetap bersemangat menunggu dilapangan sampai peserta karnaval diberagkatkan.