Minggu, 28 April 2013

Sungai Massila Meluap, Warga Keluar Rumah Pakai Jembatan


Hujan Deras yang mengguyur sejak tiga hari terakhir menyebabkan sungai Massila di kecamatan Duampanua Pinrang sulawesi selatan meluap Sejak Sabtu kemarin. Akibatnya ratusan  rumah warga di tiga dusun terendam banjir setinggi satumeter lebih. Sejumlah warga yang rumahnya terendam banjir terpaksa kembali menggunakan jembatan penyeberangan dari rumah ke daratan atau jalannan yang lebih tinggi. Kondisi lokasi yang berada di dataran rendah menyebbakan desa ini menjadi langgaranan banjir setiap saat.
Ratusna ruamh di desa Massila, kecamatan Duampanua Pinrang Sulawesi selatahn ini sejak kemarin terendam banjir setinggi 40 cm hingga satu meter lebih. Sungai massila yang membela desa ini meluap lantaran debit air di sepanjang hulu sungai tak mampu ditampung. Sedimentasi dan timbunan sampah di sepanjang nmuara sungai ikut mmeperparah situasi banjir.

Sejumlah warag di desa ini mengeluh lantaran mereka tak bisa berkonsentrasi beraktifitas menekuni pekerjaannya lantaran rumah mereka terendam banjir. Sejumlah warga hanya memilih mengurung diri di rumah daripada bepergian.

Bungawati, salah seorang ibu rumah tangga di desa ini mengaku hasnya pasrah saat rumahnya kembali terendam banjir. Bunga seperti warga lainnya berharap banjir yang terus melanda terutama pada musim hujan tidak menimbulkan bencana besar. “Kalau banjir lagi ya kita Cuma berad di rumah dan tak bisa beraktifitas,”ujar Bungawati.

Upatya pengerukan sungai yang dilakukan pemerintah yang belum rampung hingga kini menyebbakan tiga vdusunn di desa ini menjadi langganan banjir terutama saat hujan deras terjadi di sepnajng hulu dan hilir sungai massila.

Banyaknya kanal-kanal dan selokan jalan yang tidak berfungsi baik karena genangan sampah dan lumpur kian memperparah situasi banjir di desa ini. (Lasindrang, 28042013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar