Rabu, 31 Oktober 2012

Buang Hajat Kelamaan, Siswa SD Dihukum Jemur Sambil Mendonga ke Matahari


Hukuman Mendonga, Hanya karena dinilai terlalu lama meninggalkan sekolah setelah minta izin buang air besar di sungai, tak jauh dari sekolahnya, lima siswa di Mamuju, Sulawesi barat mendapat hukuman dengan cara mendonga ke matahari. Hukuman yang kurang mendidik dan sarat praktek kekerasan ini dinilai para guru dan kepala sekolah sebagai bentuk hukuman yang biasa saja. Hukuman serupa menurut sekolah adalah hal yang biasa dijatuhkan pada siswa lain yang dinilai guru melanggar ketertiban dan aturan internal sekolah.

Lima siswa SD 002 Salueno, Desa Banuada, Kecamatan Bonehau, Mamuju Sulawesi barat ini mendapat sangksi dengan cara dijemur di tengah panas matahari persis di halaman sekolahnya. Semntara ratusan teman-teman sekolahnya satu persatu meledek para terhukum karena dinilai sebagai siswa bandel.

Yuniarto cs, satu dari lima siswa yang dijatuhi hukuma mendongta ke arah matahari lantaran kelima siswa ini dinilai tidak disiplin alias melanggar aturan sekoah. Meski Yuniarto telah minta izin buang air di luar sekolah, tepatnya di sungai tak jauh dari sekolahnya, namun Yuniarto cs tetap dikenai hukuma lantaran kepergiannya meninggalkan sekolah terlalu lama hingga meninggalkan beberapa menit pelajaran yang tengah berlangsung.

Para siswa ini pun menjadi tontonan para siswa lain saat jam istirahat atau keluar main. Tak jelas berapa jam para siswa terhukum ini harus mendonga ke arah matahari, karena tergantung berat dan jenis pelanggarannya atau tergantung selera gurunya.

Yuniarto dan Yuandri dua siswa terhukum ini mengaku menjalani hukuman sambil mendonga ke matahari karena tindakannya meniggalkan sekolah untuk buang air besar di sungai dinilai guru terlalu lama dan lenaggar penegakan disiplin sekolah. “Dihukum karena terlalu lama tinggalkan sekolah,”ujar Yuniarto.sambil mendonga ke matahari ketika ditemui di sekolahnya.

Setiap pelanggaran aturan atau disiplin seharunsya memnag ada saksinya agar bisa membuat efek jera bagi para terhukum. Namun memberi hukuman tak manusiawi di sekolah yang konon menjadi cikap bakal pembentukan mental dan kepribadian siswa bisa bertolak belakang dengan semnagat membangun dunia pendidikan yang berperadaban dan jauh dari praktek berbau kekerasan yang tidak mendidik.

Kepala Sekola SD 002 Salueno, Mamuju, Damaris mengatakan hukuman bagi kelima siswanya ini adalah hal yang biasa saja. Hukuman serupa juga kerap dilakukan siswa lain yang melakukan pelanggaran disiplin. Para guru dan kepala sekolah menilai hukuman dengan cara mendonga ke arah matahari di halaman sekolah selama berjam-jam adalah hukuman biasa saja yang harus diterima para siswa yang dinilai indisiliner.

“Dia dihukum jemur karena terbukti melakukan tindakan pelanggaran disiplin sekolah, dan semua siswa yang melakukan pelanggaran juag mendapat hukuman serupa. Agar para siswa yang melanggar bisa menimbulkan efek jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Dibalik alasan hukuman yang mendidik ini dijemur sambil mendonga ke matahari tentu tak sehat dari sisi kesehatan apalkagi jika itu dilakukan pada siswa dalam waktu yang lama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar