Senin, 31 Oktober 2011

Nenek Terkucil di Hutan Menuai Simpati Luas


Penderitaan panjang Kindo kali (70) mantan penderita kusta yang dikucilkan warga di tengah hutan kini mulai menuai Simpati sejumlah kalangan. Nenek yang hidup terkucil di tengah hutan di Kecamatan Luyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, karena pernah menderita kusta mulai mengalir deras. Dari beberapa donatur diantaranya bahkan bersedia memberi jaminan hidup setiap bulan bagi warga Desa Luyo, Kecamatan Luyo, Polewali Mandar ini.
Beban hidup Sayang kini terasa lebih ringan. Para donatur menyalurkan bantuan melalui kerja sama perangkat desa, warga setempat, dan bidang desa yang mengontrol kesehatan sang nenek.

Sayang mengalami lumpuh akibat saraf-saraf tubuh tak lagi berfungsi normal usai terserang kusta. Mirisnya lagi ia bahkan berpuasa jika tak ada warga yang memberinya makanan atau minuman. Perempuan berusia lebih dari 70 tahun itu bertahan hidup di gubuk tua berukuran 1,5 x 2 meter di tengah hutan. Selama tujuh tahun Sayang cuma berharap bantuan warga dan pemerintah desa setempat (baca : Nenek Umur 70 Tahun Terkucil di Tengah Hutan)
Kepala Desa Luyo Darmawati menyebutkan, warga dan pemerintah kini terus berupaya membujuk Sayang berbaur kembali dengan masyarakat. Karena selama ini Sayang kehilangan percaya diri untuk bergaul dengan warga setempat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar