Sabtu, 17 Desember 2011

Ribuan Ibu “Sandera” Ustadz Solmed

Ribuan ibu-ibu jamaah majelis taklim yayasan Ratih Al-Kahfi Polewali Mandar, Sulawesi barat menyandera ustad Solahuddin Mahmud yang akrab dikenal ustads Solmed. Para ibu-ibu yang mengagumi sang ustad muda yang populer di dengan ceramahnya di SCTV ini nekad berdesakan untuk memeluk dan mencium sang ustad di tengah kerumunan ribuan warga lainnya. Petugas pun tampak kewalahan mengamankan ustad Solmed dari serbuan ibu-ibu. Utadz Solmed terpaksa dievakuasi petugas lewat halaman belakang hotel untuk menghidari warga. Namun ibu-ibu tetap nekad memburu hingga ke kamar hotel tempat ustad dan istrinya menginap.

Tabligh akbar yang dihadiri ribuan ibu jamaah majelis taklim yayasan Ratih Al Kahfi, perwakilan dari lima kabupaten di Polewali Mandar yang tengah merayakan ulang tahun yayasannya berubah kacau. Ribuan ibu-ibu tiba-tiba meyerbu sang ustad yang sedang duduk bersama sejumlah pejabat Polewali di barisan paling depan.

Tampa mempedulikan pejabat dan tamu undangan lainnya, para ibu-ibu ini serentak menyerbu dan merangsek ke arah sang ustads. Para ibu-ibu berusaha bersalaman dan memeluk dan mencium sang ustads are you ready. Ibu-ibu yang mengagumi ustads mudah yang tengah populer lewat ceramahnya di SCTV ini berusaha memeluk sang ustad di tengah kerumunan warga lainnya. Petugas pun tampak kewalahan yang mengatasi seribaun ibu-ibu.

Melihat situasi yang mulai tidak tertib, petugas kepolisian terpaksa berusaha mengevakuasi sang ustads Solmed bersama istri April Jasmine lewat halaman belakang hotel.

Upaya ibu-ibu jamaah yang terlanjur mengagumi sang  ustads tidak berhenti sampai di sini. Ibu-ibu bahkan terus mengikuti sang ustad ke dalam hotel hingga ke kamar tempat ustads dan istrinya menginap.







Selama dua jam lebih menyapah ribuan jamaah majelis taklim, Ustad Soled yang membahas tema tentang wanita soleha dan peran ibu dalam membentuk keluarga, masyarakat dan negara mendapat apresiasi yang meriah dari para jamaah. Meski ceramah berlangsung cukup lama, namun karena diselingi humor segar dan dialog interaktif yang santi, mampu membuat para jamaah betah tinggal hingga acara tablig akbar sang ustad usai.

Menanggapi sikap para ibu-ibu yang tampak bersemangat memeluk dan mencium sang ustad di tengah kerumunan warga lainnya menilai tindakan para ibu-ibu adalah sebauh bentuk ekspresi cinta dan pengharaagan terhadap dirinya. “Saya menilai itu bagia dari ekspresi dan kecintaan dan penghormatan mereka terhadap saya dna itu tidak jadi masalah, ujar ustads Solmed.

Ustads Solmed dan rombongan yang rencananya memimpin sholat duhur berjamaah dan menyaksikan undian umroh bagi dua jamaah majelis taklim yayasan ratih yang beruntung., tidak bisa dikikuti. Sang ustad terpaksa dievakusi petugas ke kamar hotel untuk menghindari kerumunan ibu-ibu. (Posted : Edy Junaedi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar